Senin, 28 Oktober 2019

TUGAS 2

 Analisis Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan
Berbasis Web


BAB I
PENDAHULUAN


 1.1    Latar Belakang Masalah 



Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada hakikatnya berkewajiban untuk memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum setiap peristiwa penting yang dialami oleh penduduk yang berada didalam dan atau diluar wilayah NKRI. Peristiwa kependudukan yang dimaksud antara lain adalah perubahan alamat, pindah datang untuk menetap, tinggal terbatas, serta perubahan status orang asig tinggal terbatas menjadi tinggal tetap, dan peristiwa penting antara lain kelahiran, lahir mati, kematian, prkawinan, perceraian, termasuk pengangkatan, pengakuan, dan pengesahan anak, serta perubahan status kewarganegaraan, ganti nama dan peristiwa penting lainya yang dialami oleh seseorang merupakan kejadian yang harus dilaporkan karena membawa implikasi perubahan data identitas atau surat keterangan kependudukan. Untuk itu setiap peristiwa penting memerlukan bukti yang sah untuk dilakukan pengadministrasian dan pencatatan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang ( Burhanudin 2008 ).

Pencatat dan pengolahan data penduduk merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, dimana pelaksanaanya diawali dari kelurahan selaku ujung tombak pendaftaran penduduk. Pelayanan tersebut perlu dilakukan dengan cepat dan tepat untuk mendapatkan suatu informasi. Tetapi pada hakekatnya, pengolahan data pada kelurahan atau desa masih dilakukan dalam bentuk pembukuan dalam bentuk arsip-arsip, sehingga sering kali terjadi kesalahan bahkan ada arsip data yanghilang atau rusank karena terlalu banyaknya arsip yang ada. Pada aktivitas pelayanan kependudukan, warga diharuskan mengurus surat-surat permohonan yang diinginkan pada kantor desa/kelurahan dengan mengikuti sejumlah prosedur yang berlaku sehingga dalam pembuatan surat surat tertentu akan memakan waktu dan tenaga yang cukup lama.

Berdasarkan latar belakang yang telah disampaikan, penulis tertarik untuk meneliti dan membangun sebuah system informasi berbasis web dangan judul penelitian “system informasi pelayanan kependudukan berbasis web”, yang diharapkan dapat menyimpan data penduduk secara dinamis serta dapat melayani serta mengajukan permohonan surat kependudukan kapan saja dan dimana saja tanpa harus memakan waktu dan tenaga yang cukup lama.

1.2    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, maka terdapat
permasalahan yaitu :
1.  Bagaimana membuat sistem informasi pelayanan kependudukan?
2. Bagaimana kelayakan sistem informasi pelayanan kependudukan berdasarkan
pengujian sistem dengan black box testing dan keakuratan sistem informasi
berdasarkan pengujian pengguna?

1.3    Batasan Masalah  
Adapun pembatasan masalah pada penelitian ini adalah :
1.  Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan   ini hanya dibuat pada tingkat desa
atau kelurahan.
2.  Kota  yang  diujicoba  adalah  Kota Jambi,  kecamatan Jambi Selatan.
3.  Peralatan yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah Personal Computer/ PC
atau laptop, koneksi internet baik menggunakan wifi atau modem, dan web
browser.
4.  Pembuatan Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan ini hanya membuat dan
mengolah data dari surat.

a.   Surat keterangan yang terdiri dari :
1)  Surat keterangan umum
2)  Surat keterangan tidak mampu
3)  Surat keterangan usaha
4)  Surat keterangan domisili tempat tinggal
5)  Surat keterangan domisili usaha.

 b.   Surat pemberitahuan yang terdiri dari :  
1)  Surat pemberitahuan umum

c.   Surat pernyataan yang terdiri dari :
1)  Surat pernyataan umum

d.   Surat pengantar yang terdiri dari :
1)  Surat pengantar umum  
2)  Surat pengantar catatan kepolisian
3)  Surat pengantar ijin keramaian

e.   Surat DUKCAPIL yang terdiri dari :  
1)  Surat keterangan kelahiran  
2)  Surat permohonan KTP
 3)  Surat permohonan KK
 4)  Surat permohonan pindah
 5)  Surat keterangan kematian

5.  Penggunaan Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan dikelompokan menjadi 5
level pengguna yaitu : 
a.   Administrator  
Level administrator dikelola salah satu operator dari Dinas Kependudukan dan
 Pencatatan Sipil yang ditempatkan di Kecamatan pada desa tersebut. 
b.   Aparat Desa
Level aparat desa dikelola oleh lurah dan sekertaris desa maupun aparat desa
lain yang mempunyai tugas mengelola dan melayani kependudukan di desa
tersebut. 
c.   Ketua Rukun Warga (RW)
Level ketua RW dikelola oleh masing-masing ketua RW 
d.   Ketua Rukun Tetangga (RT) 
Level Ketua RT dikelola oleh masing-masing Ketua RT di desa tersebut.
e.   Penduduk
Level  penduduk  digunakan  oleh  warga  desa  yang  sudah  tercatat  sebagai
penduduk desa tersebut.

1.4    Tujuan Penelitian  
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun suatu
Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan tingkat desa guna meningkatkan kualitas
pelayanan bagi aparat desa dan penggunaan pelayanan bagi warga desa.

1.5    Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah :
1.   Bagi  penduduk,  diharapkan  dapat  membantu  mempermudah  dalam  proses
kegiatan pelayanan permohonan surat – surat kependudukan ditingkat desa.
2. Bagi desa, diharapkan sistem ini dapat mempermudah aparat desa dalam
pengumpulan data penduduk desa dan mempermudah melayani   penduduk atau
warga dalam permohonan surat surat.
  



Senin, 14 Oktober 2019

Metode Ilmiah dan Non Ilmiah

Daur Ulang Sampah

(Metode Ilmiah dan Non Ilmiah)

     Penelitian dapat digolongkan dalam dua, sesuai dengan ukuran kwalitasnya yaitu penelitian ilmiah dan penelitian tidak ilmiah atau yang dilakukan oleh orang awam. Penelitian tidak ilmiah mempunyai ciri-ciri dilakukan tidak sistematik, data yang dikumpulkan dan cara-cara pengumpulan data bersifat subyektif yang sarat dengan muatan-muatan emosi dan perasaan dari si peneliti. Karena itu penelitian tidak ilmiah adalah penelitian yang coraknya subyektif.

Sedangkan penelitian ilmiah adalah suatu kegiatan yang sistematik dan obyektif untuk mengkaji suatu masalah dalam usaha untuk mencapai suatu pengertian mengenai prinsip-prinsipnya yang mendasar dan berlaku umum (teori) mengenai masalah tersebut. Penelitian yang dilakukan, berpedoman pada berbagai informasi (yang terwujud sebagai teori-teori) yang telah dihasilkan dalam penelitian-penelitian terdahulu, dan tujuannya adalah untuk menambah atau menyempurnakan teori yang telah ada mengenai masalah yang menjadi sasaran kajian.


Berbeda dengan penelitian tidak ilmiah, penelitian ilmiah dilakukan dengan berlandaskan pada metode ilmiah. Metode ilmiah adalah suatu kerangka landasan bagi terciptanya pengetahuan ilmiah. Dalam sains dilakukan dengan menggunakan metode pengamatan, eksperimen, generalisasi, dan verifikasi. Sedangkan dalam ilmu-ilmu sosial dan budaya, yang terbanyak dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan pengamatan; eksperimen, generalisasi, dan verifikasi juga dilakukan dalam kegiatan-kegiatan penelitian oleh para ahli dalam bidang-bidang ilmu-ilmu sosial dan pengetahuan budaya untuk memperoleh hasil-hasil penelitian tertentu sesuai dengan tujuan penelitiannya. 


Metode ilmiah berlandaskan pada pemikiran bahwa pengetahuan itu terwujud melalui apa yang dialami oleh pancaindera, khususnya melalui pengamatan dan pendengaran. Sehingga jika suatu pernyataan mengenai gejala-gejala itu harus diterima sebagai kebenaran, maka gejala-gejala itu harus dapat di verifikasi secara empirik. Jadi, setiap hukum atau rumus atau teori ilmiah haruslah dibuat berdasarkan atas adanya bukti-bukti empirik.

B. Perbedaan Penelitian Berdasarkan Keilmiahan :
1. Penelitian Ilmiah
Menggunakan kaidah-kaidah ilmiah (Mengemukakan pokok-pokok pikiran, menyimpulkan dengan melalui prosedur yang sistematis dengan menggunakan pembuktian ilmiah/meyakinkan. Ada dua kriteria dalam menentukan kadar/tinggi-rendahnya mutu ilmiah suatu penelitian yaitu:
a. Kemampuan memberikan pengertian yang jelas tentang masalah yang diteliti.
b. Kemampuan untuk meramalkan: sampai dimana kesimpulan yang sama dapat dicapai apabila data yang sama ditemukan di tempat/waktu lain;

2. Penelitian non ilmiah
a. Berdasarkan Spesialisasi Bidang (ilmu) garapannya : Sebagian penelitian yang non ilmiah didapati pada bidang garapan sebagai berikut :
1. Bisnis (Akunting, Keuangan, Manajemen Pemasaran)
2. Komunikasi (Massa, Bisnis, Kehumasan / PR, Periklanan)
3. Hukum (Perdata, Pidana, Tatanegara, Internasional)
4. Pertanian (agribisnis, Agronomi, Budi Daya Tanaman, Hama Tanaman)
5. Teknik, Ekonomi (Mikro, Makro, Pembangunan), dll.

b. Berdasarkan dari hadirnya variabel (ubahan) :
variabel adalah hal yang menjadi objek penelitian, yang ditatap, yang menunjukkan variasi baik kuantitatif maupun kualitatif. Variabel : masa lalu, sekarang, akan datang.
Penelitian yang dilakukan dengan menjelaskan/ menggambar-kan variabel masa lalu dan sekarang (sedang terjadi) adalah penelitian deskriptif ( to describe = membeberkan/ menggambarkan). Penelitian dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang adalah penelitian eksperimen.

C. Syarat-syarat/kriteria agar suatu penelitian dikatakan sebagai Penelitian Ilmiah

Sifat atau ciri dari penelitian:
1. Pasif, hanya ingin memperoleh gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan
2. aktif, ingin memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesa.
3. Posisi penelitian sendiri pada umumnya adalah menghubungkan:
(1) Keinginan manusia,
(2) permasalahan yang timbul,
(3) ilmu pengetahuan, dan
(4) metode ilmiah.

Ciri-ciri penelitian ilmiah adalah:
1. Purposiveness, fokus tujuan yang jelas;
2. Rigor, teliti, memiliki dasar teori dan disain metodologi yang baik;
3. Testibility, prosedur pengujian hipotesis jelas
4. Replicability, Pengujian dapat diulang untuk kasus yang sama atau yang sejenis;
5. Objectivity, Berdasarkan fakta dari data aktual : tidak subjektif dan emosional;
6. Generalizability, Semakin luas ruang lingkup penggunaan hasilnya semakin berguna;
7. Precision, Mendekati realitas dan confidence peluang kejadian dari estimasi dapat dilihat;
8. Parsimony, Kesederhanaan dalam pemaparan masalah dan metode penelitiannya.
Penelitian yang dilakukan dengan metode ilmiah disebut penelitian ilmiah. Suatu penelitian harus memenuhi beberapa karakteristik untuk dapat dikatakan sebagai penelitian ilmiah. Umumnya ada lima karakteristik penelitian ilmiah, yaitu :
1. Sistematik
Berarti suatu penelitian harus disusun dan dilaksanakan secara berurutan sesuai pola dan kaidah yang benar, dari yang mudah dan sederhana sampai yang kompleks.
2. Logis
Suatu penelitian dikatakan benar bila dapat diterima akal dan berdasarkan fakta empirik. Pencarian kebenaran harus berlangsung menurut prosedur atau kaidah bekerjanya akal, yaitu logika. Prosedur penalaran yang dipakai bisa prosedur induktif yaitu cara berpikir untuk menarik kesimpulan umum dari berbagai kasus individual (khusus) atau prosedur deduktif yaitu cara berpikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus dari pernyataan yang bersifat umum.
3. Empirik
artinya suatu penelitian biasanya didasarkan pada pengalaman sehari-hari yang ditemukan atau melalui hasil coba-coba yang kemudian diangkat sebagai hasil penelitian.
Landasan penelitian empirik ada tiga yaitu :
a. Hal-hal empirik selalu memiliki persamaan dan perbedaan (ada penggolongan atau perbandingan satu sama lain).
b. Hal-hal empirik selalu berubah-ubah sesuai dengan waktu
c. Hal-hal empirik tidak bisa secara kebetulan, melainkan ada penyebabnya (ada hubungan sebab akibat).

4. Obyektif,
artinya suatu penelitian menjahui aspek-aspek subyektif yaitu tidak mencampurkannya dengan nilai-nilai etis.
5. Replikatif,
artinya suatu penelitian yang pernah dilakukan harus diuji kembali oleh peneliti lain dan harus memberikan hasil yang sama bila dilakukan dengan metode, kriteria, dan kondisi yang sama. Agar bersifat replikatif, penyusunan definisi operasional variabel menjadi langkah penting bagi seorang peneliti.
CONTOH NON ILMIAH

Terima Kasih Mak.. Pak

Mak..
Kau peri dunia terindah
Cintamu tercurah..
Kasih sayangmu melimpah..
Pak..
Kau satria berkuda paling sakti..
Pengorbananmu terperi
Seluruh tenaga kau beri
Demi cemerlangnya masa depanku nanti
Terima kasih mak..Terima kasih pak..
CONTOH ILMIAH
JUDUL: pengaruh limbah plastic terhadap masyarakat berdampak bahaya, oleh karena itu karya ilmiah ini akan mengupas dampak sampah plastic dalam proses daur ulang

Latar Belakang
Hampir setiap manusia tidak akan terlepas dari  bahan plastik dalam aktivitasnya sehari-hari. Plastik telah menjadi bagian penting dalam kehidupan saat ini dan peranannya telah menggantikan kayu dan logam mengingat kelebihan yang dimilikinya antara lain ringan dan kuat, tahan terhadap korosi, transparan dan mudah diwarnai, serta sifat insulasinya yang cukup baik. Seperti telah diketahui bahwa plastik sangat sulit terurai dalam tanah membutuhkan waktu ribuan tahun dan ini akan menimbulkan permasalahan tersendiri dalam penanganannya. Pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah bukanlah solusi dalam pengelolaan sampah plastik ini. Perlu adanya pengolahan sampah plastik mulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga hingga skala besar meliputi kawasan kota yang dikelola oleh pemerintah kota atau daerah setempat. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan daur ulang plastik sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan manua dan lingkungan sekitar. Namun jika dalam proses daur ulang tidak dilakukan dengan baik maka akan membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu karya ilmiah ini akan mengupas dampak sampah plastik, proses daur ulang sampah plastik, manfaat sampah plastik bagi manusia dan lingkungan serta bahaya sampah plastik bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penulisan di atas, maka dapat dirumuskan rumusan masalahnya sebagai berikut:
      Apakah Dampak Limbah Plastik Terhadap Lingkungan?
      Bagaimana Pemanfaatan Limbah Plastik Dengan daur Ulang?
      Manfaat Daur Ulang Limbah Plastik Bagi Lingkungan Hidup dan Manusia?
      Apakah  yang  di  maksud  dengan  sampah?
      Bagaimana  cara  mengurangi  sampah?
      Apa  yang  di  maksud  dengan  prinsip  produksi  bersih?


Tujuan Penelitian :
  1. Untuk menganalisis tentang manfaat daur ulang limbah plastik.
  2. Untuk menganalsis pengaruh cara mengurangi sampah.
  3. Untuk menganalisis pengaruh prinsip bagaimana produksi bersih.

Metodologi Penelitian :

1.     Data dan Sampel :
Sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden. Metode menggunakan metode simple random sampling.

2.    Alat Analisis :
Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, table coefficients, uji anova, dan model summary.
3.    Tahapan Penelitian :
-          Pengujian kuisioner menggunakan uji validitas
-          Pengujian kuisioner menggunakan uji reliabilitas
-          Menggunakan table coefficients
-          Menggunakan uji anova
-          Menggunakan model summary
Referensi



TUGAS 5

TEKNIK  PENGUMPULAN DATA MENGGUNAKAN METODE WAWANCARA   Wawancara adalah tanya jawab antara dua pihak yaitu pewawancara dan narasu...